Pemborosan kata perkara jodoh
Cinta itu bukan sebuah perbandingan. Jangan bandingkan aku dengan dia, jika memang dia lebih baik dari ku silahkan tinggalkan aku atau kau tuntun aku menjadi lebih baik dari aku yang dulu. Cinta akan menyakitkan salah satu pihak jika mengetahui hanya menjadi bahan perbandingan. Aku ikhlas jika kau berniat meninggalkanmu, aku sudah siap untuk kembali terluka dan ada hal yang selalu aku syukuri dari sebuah luka karena aku bisa membenahi diriku untuk menjadi lebih baik. Aku hanya ingin menjadi lebih baik dari aku yang dulu bukan lebih baik dari dia. Aku tau dia beberapa langkah dari aku, yang aku harap kau mampu membimbingku secara perlahan dan penuh rasa. Semua tidak pernah terpikirkan dalam benak, bagaimana bisa aku merasa jatuh hati kepada kau yang tak pernah bertemu sebelumnya kau yang meyakinkan bahwa kau berbeda dengan dia. Dia yang terdahulu, dia yang menghancurkan harap, dia yang menghancurkan kepercayaan seketika dengan cara bodoh!!!
Soal ekspektasi dan kriteria tinggi untuk sosok "calon"akan hancur tiba-tiba karna nyaman. Nyaman sebenarnya aku lelah berkawan dengan kau. Kau membuat aku malas, malas beranjak ketika tak di hargai. Aku takut di luar sana aku tak akan bertemu dengan sosok seperti dia, nyatanya aku sangat pelupa. Aku tidak perlu ragu untuk perkara jodoh yang harus aku yakini dalam hati adalah rabbku sudah mempersiapkan dia, dia cerminan hidupku. Aku ingin dia yang baik dalam segala hal namum bagaimana bisa jika aku saja masih sering melupakan untuk bersujud. Aku akan membenahi diri sebaik-baiknya, jikalau itu masih kurang aku butuh dia yang mampu melengkapi kurangnya aku.
Komentar
Posting Komentar